MAN 11 Jakarta

Pererat Kerja Sama Internasional, perwakilan MAN 11 Jakarta dan Bu Roslyn dari Trinity College Australia Lakukan Kunjungan ke kantor Kemenag Jakarta Selatan

Jakarta Selatan, 17 April 2025 — Dalam upaya memperkuat kerja sama pendidikan dan membangun jembatan pertukaran budaya internasional, perwakilan dari MAN 11 Jakarta bersama Ibu Roslyn Da Silva, guru dari Trinity College Australia, melaksanakan kunjungan kehormatan ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jakarta Selatan pada Kamis (17/4).

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Jakarta Selatan, Bapak M. Yunus Hasyim, yang turut didampingi oleh Kasubag Tata Usaha, Bapak Sjamsuddin. Acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antara lembaga pendidikan nasional dan internasional, serta membuka ruang diskusi terkait kolaborasi strategis di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Dalam sambutannya, Bapak M. Yunus Hasyim menyampaikan rasa bangga atas kedatangan delegasi dari Trinity College Australia bersama perwakilan MAN 11 Jakarta. Ia menyebut bahwa kegiatan semacam ini merupakan bentuk nyata komitmen Kemenag dalam mendorong madrasah agar dapat bersaing di tingkat global.

“Kementerian Agama senantiasa mendukung upaya madrasah untuk menjalin relasi internasional. Kami percaya bahwa kerja sama seperti ini tidak hanya memperluas wawasan peserta didik dan tenaga pendidik, tetapi juga menjadi bagian dari diplomasi budaya yang sangat penting,” ungkap Yunus.

Lebih lanjut, beliau juga menekankan bahwa pembinaan dan pengembangan madrasah harus mengikuti dinamika global. Kolaborasi dengan institusi pendidikan luar negeri merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah, baik dari aspek kurikulum, metode pembelajaran, maupun pengembangan karakter siswa.

Ibu Roslyn Da Silva, selaku perwakilan dari Trinity College Australia, mengaku sangat senang dapat berkunjung ke Indonesia, khususnya ke lingkungan madrasah yang menurutnya memiliki pendekatan unik dalam membangun karakter dan kecerdasan spiritual siswa.

“Saya sangat terkesan dengan antusiasme para siswa dan guru di MAN 11 Jakarta. Ada semangat belajar yang kuat dan nilai-nilai positif yang sangat kental dalam pendidikan madrasah. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami, dan kami sangat terbuka untuk menjajaki program pertukaran pelajar maupun guru ke depannya,” ujar Roslyn.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama, di antaranya program pertukaran pelajar jangka pendek, kegiatan virtual exchange, pelatihan guru bersama, hingga kolaborasi dalam proyek berbasis budaya dan lingkungan. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif.

Plt. Kepala MAN 11 Jakarta, Ibu Novita Reiny, yang turut hadir dalam kunjungan ini, menyampaikan apresiasinya kepada pihak Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan yang telah memberikan ruang dan dukungan terhadap inisiatif kerja sama internasional yang tengah dibangun.

“Kunjungan ini merupakan bentuk nyata dari upaya kami untuk membawa MAN 11 Jakarta menuju madrasah berkelas dunia. Kami ingin memperluas jejaring, memperkaya pengalaman belajar siswa, dan mengangkat citra positif madrasah di kancah global,” ungkap Ibu Reiny.

Beliau juga menyampaikan bahwa MAN 11 Jakarta telah secara bertahap mengembangkan program-program internasionalisasi sekolah, termasuk peningkatan kompetensi bahasa Inggris siswa, penguatan soft skills, serta pembiasaan pembelajaran berbasis proyek dan kolaborasi.

“Harapan kami, ke depan, akan lahir program pertukaran yang berkelanjutan. Bukan hanya kunjungan satu arah, tetapi juga interaksi dua arah yang saling memperkaya. Ini akan menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter global siswa kami,” tambahnya.

Kegiatan kunjungan ini ditutup dengan sesi diskusi terbuka dan tanya jawab antara para pihak, serta penyerahan cendera mata sebagai simbol persahabatan dan kerja sama yang erat antara kedua institusi. Tidak ketinggalan, sesi foto bersama menjadi penanda momen bersejarah ini.

Dengan semangat kolaboratif yang terjalin dalam pertemuan ini, diharapkan ke depan akan semakin banyak madrasah yang menjalin kemitraan strategis dengan institusi luar negeri, membuka lebih banyak peluang dan pengalaman internasional bagi generasi muda Indonesia.

Kunjungan kehormatan ini bukan hanya menjadi ajang seremonial semata, tetapi juga menandai langkah konkret menuju penguatan mutu pendidikan madrasah yang inklusif, global, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman yang moderat. Sinergi antara Kemenag, madrasah, dan mitra internasional seperti Trinity College menjadi bukti bahwa pendidikan madrasah mampu tampil di panggung dunia dengan wajah yang ramah, terbuka, dan penuh prestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *