MAN 11 Jakarta Selatan Gelar Shalat Istisqa, Seluruh Murid dan GTK Bersatu dalam Doa Memohon Hujan dan Keberkahan
Jakarta (Humas MAN 11 Jakarta Selatan) — Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Lapangan MAN 11 Jakarta Selatan pada Rabu pagi, 9 September 2026. Seluruh murid kelas X, XI, dan XII bersama Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) mengikuti pelaksanaan Shalat Istisqa sebagai ikhtiar dan bentuk penghambaan kepada Allah SWT untuk memohon turunnya hujan, sekaligus memohon rahmat, kesehatan, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh warga madrasah.
Kegiatan ini menjadi momentum spiritual bagi keluarga besar MAN 11 Jakarta Selatan untuk bersama-sama melakukan introspeksi, memperbanyak istighfar, doa, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pelaksanaan Shalat Istisqa juga menjadi sarana pendidikan karakter dan penguatan nilai keagamaan bagi para murid bahwa berbagai persoalan kehidupan hendaknya dihadapi dengan ikhtiar, doa, dan ketawakalan kepada Allah SWT.
Shalat Istisqa dilaksanakan secara berjamaah di lapangan madrasah dan diikuti dengan tertib oleh seluruh peserta. Bertindak sebagai Bilal, Muhamad Adi Alvian, sementara Imam, Hasanuddin, dan Khatib, Aminullah Muhrim.
Dalam khutbahnya, khatib mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar dan amal kebajikan, serta melakukan evaluasi diri terhadap berbagai perilaku yang dapat menjauhkan manusia dari rahmat Allah SWT. Shalat Istisqa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa manusia memiliki keterbatasan dan senantiasa membutuhkan pertolongan Allah SWT.
Khatib juga mengingatkan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi. Kepedulian terhadap kebersihan, kelestarian alam, penggunaan air secara bijak, serta menjaga keseimbangan lingkungan perlu menjadi bagian dari kebiasaan seluruh warga madrasah.
Kepala Madrasah: Shalat Istisqa Menjadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Karakter
Kepala MAN 11 Jakarta Selatan, Halimatussa’diyah (Hayah), menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bagian penting dalam membangun karakter religius sekaligus menanamkan nilai ketawakalan kepada Allah SWT di lingkungan madrasah.
“Pelaksanaan Shalat Istisqa hari ini menjadi momentum bagi kita semua, baik murid maupun GTK, untuk bersama-sama bermunajat kepada Allah SWT. Kita menyadari bahwa manusia memiliki keterbatasan, sehingga selain melakukan berbagai ikhtiar, kita juga harus senantiasa memohon pertolongan dan rahmat-Nya.”
Halimatussa’diyah menambahkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan ibadah di lapangan, tetapi dapat memberikan dampak positif terhadap sikap dan perilaku seluruh warga MAN 11 Jakarta Selatan.
“Saya berharap Shalat Istisqa ini dapat menjadi sarana introspeksi bagi kita semua. Mari kita tingkatkan ketakwaan, memperbanyak istighfar, menjaga lingkungan, menggunakan air dengan bijak, serta membangun kepedulian terhadap sesama. Semoga Allah SWT memberikan hujan yang membawa manfaat, keberkahan, dan keselamatan bagi kita semua.”
Menurutnya, keterlibatan seluruh murid kelas X, XI, dan XII bersama GTK menunjukkan semangat kebersamaan keluarga besar MAN 11 Jakarta Selatan dalam menjalankan nilai-nilai keagamaan.
“Kegiatan seperti ini juga menjadi pembelajaran nyata bagi murid. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan agama di dalam kelas, tetapi juga mengalami langsung bagaimana sebuah komunitas madrasah bersama-sama melakukan ikhtiar spiritual ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan pertolongan Allah SWT,” ungkapnya.
Membentuk Generasi yang Religius dan Peduli Lingkungan
Pelaksanaan Shalat Istisqa di MAN 11 Jakarta Selatan diharapkan dapat menjadi penguatan terhadap budaya religius yang selama ini dikembangkan di lingkungan madrasah. Kebersamaan antara murid dan GTK dalam satu barisan juga mencerminkan semangat persaudaraan dan kepedulian sebagai bagian dari keluarga besar madrasah.
Selain aspek spiritual, kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan. Air merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Karena itu, doa yang dipanjatkan melalui Shalat Istisqa perlu berjalan seiring dengan ikhtiar nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Para murid mengikuti setiap tahapan dengan penuh perhatian, mulai dari persiapan, pelaksanaan shalat, khutbah, hingga doa bersama.
Melalui kegiatan ini, keluarga besar MAN 11 Jakarta Selatan berharap Allah SWT memberikan hujan yang bermanfaat, mencukupi kebutuhan masyarakat, membawa keberkahan, serta menjauhkan seluruh warga madrasah dan masyarakat dari berbagai musibah dan kesulitan.
Shalat Istisqa hari ini pun menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai ikhtiar manusia, terdapat satu hal yang tidak boleh ditinggalkan: doa, tawakal, dan kesadaran untuk senantiasa kembali kepada Allah SWT.
Humas MAN 11 Jakarta Selatan


