MAN 11 Jakarta

LPMQ Serahkan Bantuan Al-Qur'an Braille ke MAN 11 Jakarta untuk Dukung Madrasah Inklusi

Jakarta, 21 Mei 2025 Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Muhammad Musadad Sidqi, menyerahkan bantuan Al-Qur’an Braille serta sejumlah buku pendukung lainnya kepada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 11 Jakarta. Penyerahan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program madrasah inklusi yang dijalankan oleh MAN 11 Jakarta.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala MAN 11 Jakarta, Halimatussa’diyah, yang didampingi oleh Kepala Tata Usaha, Rochmadi. Acara serah terima berlangsung secara khidmat di ruang kepala madrasah pada Senin pagi (20/5). Bantuan yang diberikan mencakup mushaf Al-Qur’an dalam huruf Braille, buku-buku keislaman Braille, serta beberapa perangkat pendukung pembelajaran untuk siswa tunanetra.

Dalam sambutannya, Muhammad Musadad Sidqi menjelaskan bahwa LPMQ sebagai bagian dari Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI memiliki komitmen kuat dalam mendukung pendidikan inklusif, terutama dalam pemenuhan kebutuhan literasi keagamaan bagi siswa berkebutuhan khusus.

“Al-Qur’an adalah petunjuk hidup bagi seluruh umat Islam, tanpa terkecuali. Dengan bantuan ini, kami berharap siswa tunanetra yang akan belajar di sini dapat mengakses Al-Qur’an sebagaimana siswa lainnya. Ini adalah bentuk nyata dari keadilan dan kesetaraan dalam pendidikan agama,” ungkap Musadad.

MAN 11 Jakarta sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu madrasah inklusi yang terbuka terhadap siswa dengan berbagai latar belakang kebutuhan khusus. Pada tahun pelajaran 2025/2026 mendatang, pihak madrasah mengonfirmasi bahwa satu orang siswa inklusi akan bergabung sebagai peserta didik baru.

Kepala MAN 11 Jakarta, Halimatussa’diyah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh LPMQ. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti dan menjadi salah satu bentuk nyata dari kolaborasi antarlembaga dalam mewujudkan pendidikan yang ramah dan inklusif.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh siswa, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus. Bantuan Al-Qur’an Braille dan buku pendukung ini tentu sangat membantu kami dalam menyiapkan pembelajaran yang sesuai dan bermakna bagi siswa tunanetra,” ujar Halimatussa’diyah.

Ia juga menambahkan bahwa pihak madrasah telah melakukan sejumlah persiapan dalam menyambut siswa tunanetra tersebut. Beberapa guru telah mendapatkan pelatihan dasar tentang pembelajaran inklusi, dan infrastruktur pendukung mulai disiapkan secara bertahap.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha MAN 11 Jakarta, Rochmadi, yang turut mendampingi dalam proses penyerahan bantuan, menegaskan bahwa madrasah terus berupaya bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan siswa.

“Kami menyadari bahwa menjadi madrasah inklusi bukan hanya soal menerima siswa berkebutuhan khusus, tetapi juga tentang bagaimana kami bisa menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang semua siswa tanpa diskriminasi,” kata Rochmadi.

Penyerahan bantuan ini diharapkan menjadi langkah awal dari kerja sama yang lebih luas antara LPMQ dan madrasah inklusi di seluruh Indonesia. Dengan adanya perhatian seperti ini, ke depan diharapkan semakin banyak lembaga pendidikan Islam yang dapat menyediakan layanan pembelajaran yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai bentuk dokumentasi kegiatan. Suasana penuh kehangatan dan optimisme terasa di antara para peserta, menandakan komitmen bersama untuk terus memperjuangkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *