MAN 11 Jakarta Selatan Perkuat Budaya Qurani Sejak Awal Hari
Jakarta (Humas MAN 11 Jakarta Selatan) – Dalam upaya membangun karakter murid yang religius serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, MAN 11 Jakarta Selatan secara konsisten melaksanakan pembiasaan tadarus Al-Qur’an setiap pagi sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di kelas masing-masing dengan pendampingan oleh guru dan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM).
Pembiasaan tadarus pagi menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang religius, nyaman, dan penuh keberkahan. Setiap pagi, seluruh murid memulai aktivitasnya dengan membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama, sehingga suasana madrasah dipenuhi lantunan bacaan Al-Qur’an yang menyejukkan hati dan membangun semangat belajar.
Guru yang bertugas pada jam pertama hadir di kelas untuk mendampingi, membimbing, serta memastikan pelaksanaan tadarus berjalan dengan tertib dan khusyuk. Sementara itu, pengurus OSIM turut berperan aktif membantu mengoordinasikan jalannya kegiatan, mengingatkan murid, serta menumbuhkan budaya disiplin dalam menjalankan pembiasaan positif tersebut.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari komitmen MAN 11 Jakarta Selatan dalam membangun budaya madrasah yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Melalui pembiasaan membaca Al-Qur’an sebelum memulai pelajaran, diharapkan murid tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, akhlak mulia, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, pembiasaan ini juga menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, mempererat kebersamaan antarmurid, serta menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif. Kebiasaan mengawali hari dengan berinteraksi bersama Al-Qur’an diharapkan mampu memberikan ketenangan jiwa, meningkatkan konsentrasi belajar, dan menghadirkan keberkahan dalam setiap proses pendidikan.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik Oktavizani NR, menyampaikan bahwa pembiasaan tadarus pagi merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter yang terus dikembangkan di lingkungan madrasah. Program ini diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an sebagai sumber nilai dan pedoman hidup.
Dengan sinergi antara guru, murid, dan pengurus OSIM, pembiasaan tadarus pagi di MAN 11 Jakarta Selatan diharapkan terus menjadi budaya positif yang mengakar kuat. Melalui langkah sederhana namun bermakna ini, madrasah berupaya melahirkan generasi Qurani yang beriman, berakhlak mulia, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.


