MAN 11 Jakarta

Guru MAN 11 Jakarta Selatan Menjadi Narasumber Pelatihan Pra-Keberangkatan Guru BRIDGE Angkatan 2026, Berbagi Praktik Baik Implementasi GEDSI

Jakarta (Humas MAN 11 Jakarta Selatan)  — Satu guru MAN 11 Jakarta Selatan, Nurjannah, M.Pd., dipercaya menjadi narasumber pada Pelatihan Pra-Keberangkatan Guru BRIDGE Angkatan 2026 yang diselenggarakan oleh Asia Education Foundation (Asialink Education) sebagai bagian dari program penguatan kemitraan pendidikan Indonesia–Australia.

 

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Guru BRIDGE Angkatan 2026 ini bertujuan memberikan bekal kepada para peserta sebelum melaksanakan program kolaborasi internasional dengan sekolah mitra di Australia. Pada kesempatan tersebut, Nurjannah, M.Pd. membagikan praktik baik (best practice) implementasi Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) yang telah diterapkan secara nyata di lingkungan MAN 11 Jakarta Selatan. Dalam paparannya, Nurjannah menjelaskan bahwa prinsip GEDSI bukan sekadar konsep, melainkan budaya yang terus dibangun dalam setiap aktivitas pembelajaran dan kehidupan madrasah. Implementasi tersebut diwujudkan melalui penciptaan lingkungan belajar yang aman, inklusif, ramah terhadap keberagaman, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.

 

Berbagai strategi yang telah diterapkan di MAN 11 Jakarta Selatan turut dipaparkan, mulai dari penyelenggaraan pembelajaran yang memperhatikan kebutuhan seluruh murid, penguatan budaya saling menghargai, hingga pelaksanaan program-program yang mendukung kesetaraan dan inklusivitas dalam kehidupan madrasah. Praktik baik tersebut menjadi salah satu contoh implementasi pendidikan inklusif yang relevan dengan semangat Program BRIDGE dalam membangun kolaborasi lintas budaya dan negara.

 

Melalui sesi berbagi pengalaman ini, para peserta memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana nilai-nilai kesetaraan, inklusi, dan penghormatan terhadap keberagaman dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran maupun budaya sekolah. Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan antusiasme peserta dalam menggali berbagai strategi implementasi GEDSI yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Kepercayaan yang diberikan kepada Nurjannah, M.Pd. sebagai narasumber menjadi bentuk pengakuan atas komitmen MAN 11 Jakarta Selatan dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi global. Keterlibatan guru MAN 11 Jakarta Selatan dalam forum internasional seperti Program BRIDGE juga memperkuat posisi madrasah sebagai institusi pendidikan yang terus berinovasi serta siap berkolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan dunia.

 

Kepala Madrasah MAN 11 Jakarta Selatan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Nurjannah, M.Pd. dalam mengharumkan nama madrasah melalui forum pengembangan profesional guru berskala internasional. Diharapkan, pengalaman dan praktik baik yang dibagikan dalam pelatihan ini dapat menginspirasi para Guru BRIDGE Angkatan 2026 untuk mengembangkan ekosistem pendidikan yang semakin inklusif, adil, dan menghargai keberagaman di sekolah masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *