Siswa MAN 11 Jakarta Ikuti Global Youth Forum (GYF) Cohort 2
Jakarta (Humas MAN 11 Jakarta) – Sebanyak delapan siswa MAN 11 Jakarta berkesempatan mengikuti Global Youth Forum (GYF) Cohort 2 yang diselenggarakan oleh Asialink Foundation dan The University of Melbourne. Kegiatan internasional ini didukung serta didanai oleh Kementerian Pendidikan Australia sebagai ajang pembelajaran lintas negara di kawasan Asia Pasifik. 04/09/2025.
Forum internasional ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan menghadirkan peserta dari berbagai sekolah di Australia, China, Vietnam, India, dan Korea. MAN 11 Jakarta menjadi satu-satunya sekolah dari Provinsi DKI Jakarta yang dipercaya untuk ambil bagian dalam forum bergengsi ini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan orientasi bagi guru pendamping dan siswa pada 25–26 Agustus 2025. Orientasi ini menjadi bekal awal untuk memahami alur, materi, dan teknis forum. Selanjutnya, pada Rabu, 3 September 2025, diadakan dialog bersama antara siswa cohort 1 dan cohort 2 guna saling berbagi pengalaman serta memperluas jaringan pertemanan antarnegara.
Forum utama GYF dilaksanakan pada 1, 2, dan 9 September 2025 dengan empat sesi setiap harinya. Pada hari pertama, siswa belajar tentang konsep global citizen dengan materi bias, stereotipe, dan prasangka. Sesi diskusi dilakukan bersama sekolah dari Vietnam dan Australia.
Hari kedua difokuskan pada pembahasan Sustainable Development Goals (SDGs). Para siswa diajak untuk menemukan permasalahan di lingkungan sekitar, menghubungkannya dengan salah satu dari 17 SDGs, serta membuat mind mapping sebagai solusi. Pada kesempatan ini, peserta berdiskusi intensif dengan dua sekolah dari Australia.
Kepala Bidang Penmad Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Viola Cempaka, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keterlibatan siswa MAN 11 Jakarta. Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris menjadi kunci penting dalam forum internasional, sejalan dengan tagline Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia. Ia berharap partisipasi ini mampu menginspirasi seluruh siswa madrasah untuk lebih percaya diri berkontribusi di tingkat global.
Senada dengan itu, Kepala MAN 11 Jakarta juga menyampaikan dukungannya agar program serupa dapat terus diikuti oleh siswa madrasah. “Kami berkomitmen agar dapat terus berpartisipasi dalam kegiatan GYF dan melibatkan lebih banyak siswa di masa mendatang,” ujarnya.
Melalui GYF, siswa MAN 11 Jakarta tidak hanya belajar tentang peran sebagai global citizen dan mengenal lebih dalam SDGs, tetapi juga meningkatkan keterampilan komunikasi dalam bahasa Inggris, terutama kemampuan berbicara di depan umum. Pengalaman ini diharapkan memberi kontribusi positif, baik bagi pengembangan diri siswa maupun bagi madrasah, lingkungan, dan bangsa.


