Sharing Session Seru Bersama Bu Roslyn Da Silva dari Australia: Menyatukan Perspektif Global dalam Pembelajaran Bahasa
Jakarta Selatan, 16 April 2024 – Hari Rabu ini menjadi momen penuh makna bagi para guru Bahasa Inggris Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Jakarta. Dalam suasana penuh semangat dan antusiasme, para pendidik berkumpul di MAN 11 Jakarta Selatan untuk mengikuti sebuah acara spesial: Sharing Session bersama Bu Roslyn Da Silva, seorang guru Bahasa Indonesia dari Australia yang datang dalam rangka program Bridge Australia–Indonesia.
Acara ini terselenggara atas inisiatif kolaboratif MGMP Bahasa Inggris MA dan MTs se-Jakarta , berkolaborasi sama dengan MAN 11 sebagai tuan rumah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat kerja sama pendidikan antarnegara, khususnya dalam bidang pengajaran Bahasa dan pertukaran budaya antara Indonesia dan Australia.
Dalam sesi yang berlangsung selama beberapa jam tersebut, Bu Roslyn Da Silva membagikan pengalaman mengajarnya di Australia, serta berbagai metode pengajaran interaktif yang telah ia terapkan bersama murid-muridnya. Salah satu pendekatan nya adalah penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan keterlibatan siswa di dalam kelas .
Tak hanya fokus pada metode pengajaran, sesi ini juga membuka cakrawala baru tentang pentingnya membangun koneksi global dalam pendidikan. Melalui program Bridge, guru-guru dari dua negara dapat saling bertukar pengalaman, memperluas pemahaman lintas budaya, dan mengembangkan pemikiran yang lebih terbuka terhadap perbedaan dan keberagaman.
Bu Roslyn juga menekankan bahwa pengajaran Bahasa seharusnya tidak hanya berorientasi pada struktur tata bahasa semata, tetapi juga menjadi jembatan untuk memahami dunia dan menjalin hubungan antarmanusia. Ia mengajak para guru di Indonesia untuk terus mengeksplorasi pendekatan kreatif dan kolaboratif dalam membimbing siswa mereka agar siap menghadapi dunia yang semakin terhubung.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para peserta. Salah satu guru Bahasa Inggris dari MAN 11 Jakarta Selatan, Ibu Nurjannah, menyampaikan kesan positifnya terhadap sesi tersebut.
“Saya sangat terinspirasi oleh pendekatan Bu Roslyn yang sangat kontekstual dan menyenangkan. Ia menunjukkan bahwa pembelajaran bisa sangat hidup bila kita melibatkan siswa secara aktif. Selain itu, saya juga belajar banyak tentang bagaimana guru di Australia mendorong siswanya untuk berpikir kritis dan terbuka terhadap budaya lain,” ujar Ibu Nurjannah.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkaya wawasan guru sekaligus mempererat kerja sama antarnegara dalam bidang pendidikan.
“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi program rutin, karena memberikan energi dan motivasi baru bagi kami para guru untuk terus berinovasi dalam mengajar,” tambahnya.
Dengan terselenggaranya sharing session ini, diharapkan para guru Bahasa Inggris di Jakarta dapat mengadaptasi dan menerapkan berbagai ide yang mereka peroleh ke dalam praktik pengajaran sehari-hari. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi global dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan pendidikan di Madrasah.


