MAN 11 Jakarta

Asah Kreativitas dan Jiwa Wirausaha, Siswa Kelas XII Ikuti Uprak PKWU

Pelaksanaan Ujian Praktik (Uprak) mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) bagi siswa kelas XII dilaksanakan di lapangan MAN 11 Jakarta Selatan pada Kamis (05/02/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penilaian akhir pembelajaran PKWU yang bertujuan mengukur keterampilan, kreativitas, serta kemampuan kerja sama peserta didik.

Uprak PKWU tahun ini mengusung tema pengolahan bahan pangan berupa daging ayam. Setiap kelompok ditugaskan untuk mengolah bahan tersebut menjadi produk olahan dalam waktu dua jam sesuai dengan perencanaan dan konsep yang telah disusun sebelumnya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII dengan antusiasme yang tinggi.

Dalam pelaksanaannya, setiap kelas dibagi menjadi beberapa kelompok kerja. Masing-masing kelompok bertanggung jawab mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan, hingga penyajian hasil produk. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di area lapangan madrasah dengan tetap memperhatikan kebersihan, ketertiban, dan keamanan.

Koordinator Ujian Praktik PKWU MAN 11 Jakarta Selatan M. Adi Alvian menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk melatih kemandirian dan keterampilan wirausaha siswa. “Melalui ujian praktik ini, siswa tidak hanya dinilai dari hasil akhir, tetapi juga dari proses kerja, kekompakan tim, manajemen waktu, serta kreativitas dalam mengolah bahan pangan,” ujarnya.

Pada akhir kegiatan, setiap kelompok akan didatangi oleh penguji yaitu Sri Padmini dan Amir Kodir yang didampingi dua orang penilai lainnya untuk melakukan penilaian secara langsung. Penilaian mencakup aspek perencanaan, proses pengolahan, hasil produk, serta kerja sama kelompok. Sistem penilaian ini diharapkan mampu memberikan gambaran objektif terhadap kemampuan praktik siswa.

Kegiatan Uprak PKWU ini memberikan kesan positif bagi siswa kelas XII. Salah satu siswa Arkana menyampaikan bahwa ujian praktik ini sangat bermanfaat dan menyenangkan. “Kegiatan ini melatih kami untuk bekerja sama, berpikir kreatif, dan lebih percaya diri. Selain itu, kami juga belajar bagaimana mengolah bahan makanan dengan baik dan bernilai jual,” ungkapnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *