Perkuat Tata Kelola Organisasi, MPK–OSIS MAN 11 Jakarta Selatan Gelar Sidang AD/ART, SOP, dan Proker
Pelaksanaan Sidang Program Kerja, Standar Operasional Prosedur (SOP), serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) OSIS dan MPK Periode 2025/2026 MAN 11 Jakarta Selatan dilaksanakan pada Jumat (31/01/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Penyelarasan Regulasi dan Program Kerja sebagai Fondasi Tata Kelola MPK/OSIS yang Efektif” dan berlangsung secara tatap muka di Aula MAN 11 Jakarta Selatan.
Sidang ini diikuti oleh seluruh anggota MPK dan OSIS Periode 2025/2026 MAN 11 Jakarta Selatan dengan MPK OSIS MAN 11 Jakarta Selatan sebagai pelaksana kegiatan. Pelaksanaan sidang menjadi agenda penting dalam rangka memastikan keberlangsungan organisasi siswa yang tertib, terarah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan madrasah.
Kegiatan sidang dilaksanakan secara offline dengan membuka forum sidang resmi yang berlokasi di Aula MAN 11 Jakarta Selatan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, mulai dari pembukaan sidang, pembahasan dokumen, hingga pengambilan keputusan bersama melalui mekanisme persidangan yang telah ditetapkan.
Tujuan utama pelaksanaan sidang ini adalah untuk melakukan pengesahan AD/ART, SOP, serta Program Kerja (Proker) MPK dan OSIS Periode 2025/2026. Melalui proses ini, diharapkan seluruh perangkat organisasi memiliki landasan hukum dan pedoman kerja yang jelas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selama satu periode kepengurusan.
Dalam sambutannya, Pembina OSIS dan MPK MAN 11 Jakarta Selatan, Iskandar Zulkarnaen menyampaikan bahwa sidang ini merupakan momentum strategis bagi MPK dan OSIS untuk membangun tata kelola organisasi yang baik. Beliau menekankan pentingnya keselarasan antara regulasi dan program kerja agar seluruh kegiatan organisasi dapat berjalan efektif, terukur, dan bertanggung jawab. “AD/ART, SOP, dan program kerja bukan sekadar dokumen, tetapi menjadi pedoman utama dalam menjalankan organisasi secara profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran demokrasi, kepemimpinan, serta tanggung jawab bagi peserta didik dalam kehidupan berorganisasi di lingkungan sekolah


